tips

6 Tips Memilih Parcel Lebaran bersama Keluarga

6 Tips Memilih Parcel Lebaran bersama Keluarga

Parcel Lebaran – Lebaran telah tiba, inilah moment tepat untuk saling mengeratkan silaturahmi, berkumpul bersama keluarga dan juga mengunjungi kerabat serta sahabat. Menyambut hari raya Idul Fitri, sebagian masyarakat terbiasa melengkapi moment suci ini dengan bingkisan parcel untuk diberikan pada orang-orang terkasih.

Harap agar Teliti dalam memilih Parcel Lebaran

Tradisi inilah yang sering dijadikan sebagai peluang bisnis bagi para pelaku usaha parcel musiman skala rumah tangga maupun produsen parcel skala besar. Parcel yang ditawarkan pun sangat beragam mulai dari parcel produk makanan, parcel aneka souvenir, sampai parcel pecah belah.

Banyaknya pedagang parcel yang bermunculan pada moment lebaran memang membuat kita memiliki banyak pilihan dari segi harga dan jenis parcel yang diinginkan. Namun jangan salah, banyaknya produk parcel yang ditawarkan membuat kita juga harus ekstra hati-hati dalam memilihnya, apalagi untuk jenis parcel yang berisi produk makanan.

Tidak semua makanan yang ada di dalam parcel tersebut dari produk halal, jadi bagi masyarakat muslim wajib bagi kita untuk cermat dan teliti sebelum membeli parcel.

Agar Anda tidak salah memilih produk parcel, berikut ini kami berikan tips memilih parcel lebaran yang dapat membantu Anda dalam mempersiapkan parcel di hari spesial.

1. Harap Mengamati setiap Produk

Parcel biasanya disajikan dengan cara ditumpuk kemudian di tata dalam keranjang dan dikemas menggunakan plastik transparan. Ini kadang sedikit mempersulit kita dalam mengamati isi parcel tersebut. Usahakan cari parcel yang dapat kita lihat dengan jelas apa saja produk makanan di dalamnya.

2. Adanya Label Sertifikasi Halal

Untuk menjamin kehalalan produk makanan pilihlah produk makanan yang memiliki label MUI. Namun Anda juga harus berhati-hati karena sekarang juga ada logo halal yang belum tentu berdasarkan sertifikasi halal MUI.

Baca Juga : Tahu gak Food Cost ? dan Cara Hitungnya ?

3. Kandungan Bahan dalam Parcel

Kini banyak produk makanan asing yang masuk ke Indonesia dengan ingredients (bahan) yang sulit di baca dan di pahami. Biasanya terjadi pada makanan yang berasal dari Cina, Korea dan lain-lain. Untuk menghindari keraguan mengenai kehalalan produk tersebut, lebih baik tidak memilih produk ini dengan alasan keamanan dan kenyamanan penerima parcel.

4. Perhatian juga Kemasannya

Kemasan fisik merupakan hal yang paling mudah diamati. Perhatikan benar tampilan kemasannya apakah rusak, penyok, berkarat dan pada produk kaleng bisa terjadi menggembung atau bocor. Karena kemasan memiliki fungsi sebagai pelindung produk di dalamnya, jadi jika kemasan luarnya rusak maka bisa dipastikan produk di dalamnya pun dikhawatirkan tidak layak konsumsi.

5. Masa Kedaluarsa /Expired Date

Informasi batas penggunaan produk atau tanggal kadaluarsa sangat penting pada sebuah produk. Ini adalah salah satu point penting yang menentukan layak tidaknya produk tersebut digunakan. Teliti benar sebelum membeli karena biasanya informasi tersebut di cantumkan dengan tulisan kecil.

6. Legalitas

Legalitas sebuah produk biasanya terlihat dari ada atau tidak adanya nomor MD, ML maupun SP dari produk tersebut. Nomor ini dikeluarkan oleh BPOM yang menunjukan izin kelayakan makanan tersebut untuk dikonsumsi dan diedarkan kepada masyarakat luas.

Nah, setelah membahas beberapa tips penting dalam memilih parcel lebaran kamu dan keluarga. Kini saatnya Anda mempraktekannya langsung sebelum menjalankan bisnis parcel lebaran. Manfaatkan peluang pasar yang ada, dan dapatkan untung yang sebesar-besarnya.

Baca Juga : Suguhan di Hari Lebaran : Yuk Bikin Kue Kering Nastar Isi Selai Nanas

Semoga Bermanfaat ya 🙂

Source : bisnisukm.com

Tips Masak Takoyaki ,Cemilan Unik Khas Jepang

Tips Masak Takoyaki ,Cemilan Unik Khas Jepang

Takoyaki Cemilan Unik Khas Jepang – Siapa sih yang tidak pernah mendengar soal jajanan kaki lima atau street food khas Jepang yang bernama Takoyaki? Bentuknya bulat, terbuat dari adonan tepung berisi potongan gurita yang dipanggang, disajikan dengan siraman saus bulldog (semacam saus kecap yang berasa asam manis), diberi mayonnaise, kemudian ditaburi dengan serutan ikan bonito asap (Katsuobushi) dan cincangan nori.

Masakan Takoyaki Cemilan Khas Jepang

Nama Takoyaki ini diambil dari bahasa Jepang, yaitu dari kata “tako” yang berarti gurita dan “yaki” yang berarti dipanggang. Awal mula takoyaki ini dibuat pertama kali oleh Endo Tomekichi dikios miliknya yang bernama Aizu di Osaka.

Cemilan ini paling enak disantap selagi panas apalagi ditemani dengan secangkir teh hangat. Sekarang Takoyaki kerap kali mudah ditemui di mall-mall di Indonesia bahkan dikios-kios gerobak kecil pinggir jalan.

Baca Juga : Pakai Minyak Goreng Ini untuk Menu Buka Puasa

Penasaran ingin tahu cara membuatnya?

Ternyata sangat mudah membuat Takoyaki Cemilan khas Jepang ini, berikut bahan dan cara pembuatannya:

Bahan Takoyaki Sederhana :

  1. 175 gr tepung terigu
  2. 2 btr kuning telur
  3. 1 btr telur ayam
  4. 350 ml kaldu cair
  5. 1/2 sdt baking powder
  6. 100 gr baby octopus, cuci bersih, kupas kemudian kukus dan potong dadu
  7. 1 batang daun bawang,cincang
  8. 100 ml saus bulldog, siap saji
  9. 50 ml mayonnaise
  10. Katsuobushi secukupnya (bisa beli di supermarket)
  11. Minyak goreng secukupnya
  12. 1/2 sdt garam
  13. 5 lembar Nori kering siap pakai

Cara Membuat:

  • Kocok telur dan kuning telur hingga rata, kemudian tuangkan kaldu cair sedikit demi sedikit hingga merata
  • Kemudian campur terigu, baking powder, dan garam. Kemudian masukkan kedalam campuran kaldu, aduk hingga adonan kental dan tercampur rata
  • Panaskan cetakan Takoyaki, olesi dengan minyak, dan olesi adonan hingga 1/2 cetakan
  • Masukkan potongan cumi dan daun bawang, tuangkan adonan tepung lagi untung menutupi isi takoyaki, lalu tutup cetakan
  • Masak hingga adonan mengembang, balikkan Takoyaki menggunakan lidi agar bentuknya tetap bulat
  • Masak hingga Takoyaki matang merata, lalu angkat.
  • Taruh Takoyaki di atas piring saji, ditaburi katsuobushi dan cincangan nori, kemudian sajikan dengan mayonaise dan saus bulldog.

Alat Penyajiannya ?

Untuk menghidangkan / menyajikan masakan cemilan takoyaki ini, bisa menggunakan Mangkuk model Oval ( gambar terlampir) dengan ukuran 9 inch, cek di sini !

Ayo bunda, cemilan ini bisa dibuat dirumah loh…:)

Selamat Mencoba ya 🙂

Source : sukamasak.com & Image : eatyourteacup.com

Save

Save

Kamu Suka Lontong atau Ketupat buat Lebaran?

Lontong atau Ketupat ? Kamu suka yang mana buat Lebaran?

Lontong atau Ketupat ? – Penyuka Masakan lebih suka lontong atau ketupat untuk lebaran? Lontong dan ketupat sama-sama terbuat dari nasi yang dibungkus dengan daun, kemudian apa perbedaannya?

Lontong atau Ketupat buat Lebaranmu ?

… Lontong juga favorit orang banyak

Lontong dibuat dari beras yang sudah diaron hingga setengah matang. Beras tersebut kemudian dimasukkan dan dicetak menggunakan daun pisang dengan bentuk memanjang. Kemudian, lontong dikukus hingga matang. Lontong berkembang di masyrakat Jawa, Indonesia.

Lontong adalah makanan yang tidak pernah ketinggalan pada saat hari lebaran, yang biasanya disajikan bersama Ayam Kentang Masak Santan, maupun opor ayam. Rasanya yang lembut dan dingin ketika dikunyah, memberikan sensasi rasa masakan tersendiri bagi penggemarnya. Membuat lontong umumnya adalah dengan menggunakan pembungkus daun pisang, namun cara tradisional ini cukup sulit dan membutuhkan pengalaman, karena seluruh langkah cara membuatnya harus pas. Jika tidak, maka lontong bungkus daun yang kita buat bisa tidak jadi, atau lembek dan mudah basi. Anda juga bisa membuat lontong dengan bungkus plastik , namun rasanya mungkin tak seindah yang menggunakan daun pisang. Tapi jangan khawatir, karena resep berikut dilengkapi trik yang akan menuntun Anda supaya bisa membuahkan hasil yang sempurna.

Bagian luar lontong biasanya berwarna kehijauan, yang didapat dari daun pisang. Sedangkan, pada bagian dalam lontong berwarna putih. Penggunaan daun pisang juga membuat lontong memiliki aroma yang khas.

Biasanya lontong disantap bersama sate, rujak, atau gulai kambing. Secara tampilan, lontong mirip dengan buras dan arem-arem, namun lontong tidak memiliki isian seperti buras dan arem-arem.

Baca Juga : Pakai Minyak Goreng Ini untuk Menu Buka Puasa

Ketupat juga tidak kalah menggiurkan loh…

Sama seperti lontong, ketupat menggunakan beras sebagai bahan utamanya. Namun, beras pada ketupat dibungkus menggunakan daun kelapa muda, yang dianyam. Pada umumnya ketupat yang dibuat memiliki bentuk segi empat. Ketupat biasanya disantap dengan opor ayam, kari, atau gulai.

Ketupat diisi dengan beras hingga ¾ bagian. Ketupat benar-benar dari beras yang masih mentah. Ketupat direbus beberapa jam hingga ketupat benar-benar matang.

Tidak hanya di Indonesia, ketupat juga dapat Anda temui di Malaysia, Brunei, dan Singapura. Karena, ketupat berkembang di berbagai negara di Asia Tenggara. Di Filipina ada makanan yang mirip dengan ketupat, dikenal dengan nama Bugnoy. Bentuk Bugnoy memang mirip dengan ketupat, namun tetap memiliki sedikit perbedaan bentuk.

Lontong dan ketupat dapat menjadi alternatif pengganti nasi. Tidak hanya pada hari-hari biasanya, lontong dan ketupat juga menjadi panganan yang harus ada dalam peringatan hari besar, seperti Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran.

Ayo sekarang kamu penggemar Lontong atau Ketupat nih ? 🙂

Source : sukamasak.com

Promo Baby Set Diskon 25% Glori Melamine

Hello Bunda di Rumah, Berikut Tips Membersihkan Peralatan Makan Bayi

Bagi seorang ibu, kebutuhan anak adalah hal yang nomor satu. Artinya, apapun yang diberikan kepada buah hati pasti menjadi hal yang utama salah satunya dalam hal kebersihan. Terutama saat anak masih berusia kurang dari 12 bulan, kebersihan alat alat yang digunakan sangat perlu diperhatikan. Hal ini menjadi hal utama yang harus dipelajari oleh seorang ibu. Jadi, bagaimana langkah langkahnya? Agar tak bingung, mari lihat tips membersihkan peralatan makan bayi dan mensterilkan peralatan makan dan minum si buah hati dengan baik

Tips Membersihkan Peralatan Makan Bayi

1. Bilas dan bersihkan dengan air mengalir

Setelah pemakaian, cuci bersih dibawah air mengalir. Namun, sebelumnya jangan lupa untuk membuang sisa makanan atau minuman di dalam peralatan makan dan minum. Cuci bersih hingga tidak tersisa bau.

2. Rendam peralatan di air hangat

Untuk membantu sterilisasi peralatan makan dan minum milik bayi, rendam peralatan pada air hangat kurang lebih 10-15 menit. Air hangat membantu membunuh kuman yang masih tersisa terutama pada peralatan dengan bahan dasar plastic. Setelah selesai direndam, maka langsung keringkan dengan lap atau dengan tisu.
Untuk peralatan yang dilengkapi dengan tutup nya, jangan menyimpan dalam keadaan tertutup karena jika saat disimpan dalam keadaan tertutup masih lembab, justru akan menimbulkan tumbuhnya jamur dan bau yang kurang sedap dan susah untuk dibersihkan.

3. Letakkan pada baskom yang tidak digunakan untuk kegiatan lain

Simpan pada wadah atau baskom yang memang dikhususkan untuk menyimpan peralatan makan dan minum milik sang bayi. Pastikan bahwa wadah tersebut tidak digunakan untuk menyimpan peralatan yang lain atau digunakan untuk kegiatan yang lain.
Letakkan wadah tersebut pada tempat yang terjangkau dan juga pastinya pastikan area sekitar bersih. Hal ini untuk memastikan bahwa saat disimpan, peralatan makan dan minum bayi tetap steril sebelum digunakan kembali.

Baca Juga : 3 Hal Penting yang Perlu Kamu tahu tentang Kualitas Menu Masakan

4. Sebelum dipakai, bilas sedikit dengan air galon

Sebelum digunakan, hendaknya bilas dengan air minum atau ai gallon yang digunakan, bukan menggunakan air keran. Hal ini untuk membersihkan bakteri yang ada selama disimpan.

Jika tidak ingin menggunakan cara tradisional dan ingin lebih praktis, sekarang ini sudah banyak yang menjual peralatan yang khusus digunakan untuk mensterilisasi peralatan makan dan minum. Sterilisasi nya pun beragam ada yang sterilisasi dingin dan ada juga yang sterilisasi panas. Untuk sterilisasi dingin, dibutuhkan waktu untuk merendam kurang lebih 30 menit.

Jika dalam waktu terdesak, atau buru buru manfaatkan microwave yang ada di rumah untuk membantu mensterilkan peralatan makan bayi. Sebelum dipanaskan, pastikan anda memiliki wadah nya yang dapat dibeli di pasaran. Panaskan pada microwave kurang lebih 4-9 menit lamanya. Jika pada kemasan peralatan terdapat petunjuk peraturan, maka disarankan ikuti petunjuk nya.

Sumber : bayimu.com

Semoga bermanfaat ya bun 🙂

Membangun Kerjasama yang Baik antar Pegawai Restoran

Membangun Manajemen dan Kerjasama di Dapur

Membangun Manajemen dan Kerjasama di Dapur – Membangun Kerjasama yang Efektif antar Pegawai Dapur, Selayaknya tempat bekerja, para pekerja dalam dapur profesional akan menemui hirarki kekuasaan dalam menjalani tugasnya. Mulai dari executive chef, sous chef, chef de partie, commis chef, hingga cook dan trainee, semuanya wajib memelihara kerjasama di dapur walaupun tetap harus berkonsentrasi pada pekerjaan masing masing.

Selanjutnya Bagaimana Membangun Manajemen dan Kerjasama di Dapur ?

Memang tidak mudah bekerja di sebuah dapur. Tak dipungkiri, suasana penuh tekanan, udara yang senantiasa panas di dalam dapur, hingga hingar-bingar aktivitas membuat pekerja bisa tak betah. Karenanya, para pekerja harus bisa menunjukkan sifat profesional dan menyenangkan agar kegiatan di dapur dapat berjalan dengan lancar.

Untuk itu, sebuah dapur perlu mempunyai sumber daya manusia (SDM) yang baik terlebih dahulu. Pastikan anda mengetahui latar pendidikan, usia, motivasi, kesehatan, kemampuan, dan sikapnya saat bekerja. Apalagi SDM yang ada pada tingkatan-tingkatan tertinggi di dapur.

Kita harus tahu bahwa mereka bertanggung jawab baik secara administrative dan profesional, bertanggung jawab pada hal-hal esensial seperti usulan, penarikan, alih tugas, dan promosi, memiliki pengetahuan tinggi tentang keberhasilan dan keselamatan pegawai, dan yang terpenting adalah menjaga kualitas makanan sesuai standar yang ditentukan.

Membangun Manajemen dan Kerjasama di Dapur

Pada akhirnya, sikap menjadi salah satu pertimbangan terpenting. Menghargai dan peka kepada orang lain, mengendalikan emosi dan perilaku, mau menerima kritik, serta tidak sombong adalah sifat yang harus dipertahankan pada situasi seperti ini. Jika tidak terpenuhi, bukan mustahil hal yang tak diinginkan terjadi. Misalnya, karyawan malas berkomunikasi, semangat kerja rendah, dan keluarnya pegawai. Jika sudah begini, maka produktivitas dan kualitas pun akan amat memburuk. Tentu anda tidak ingin hal ini terjadi. Maka, bangunlah kerjasama yang efektif antar pegawai dapur demi mencapai visi yang sama, yaitu menjadi yang terbaik dalam melaksanakan tugas, demi memberikan kualitas makanan terbaik kepada pelanggan.

Berikut 11 Tips ini Menjadi Acuan Kerjasama yang Baik

Ada 11 Tips Membangun Manajemen dan Kerjasama yang Baik antara Pegawai/Keryawan yang sehari-harinya berkecimpung dalam urusan Dapur, Selengkapnya baca di news.glorimelamine.com

 

Foto : bluecart.com

freenulled.top