Blog, Restoran

Membuka Restoran sendiri bukan cuma Rumit, namun juga bisa sangat Menguras Dompet

Tips Membuka Restoran sendiri

Jika gagasan memiliki restoran sendiri tampak menggugah hati, Anda perlu sangat berhati-hati menghitung modal buka restoran. Membuka restaurant sendiri bukan cuma rumit, namun juga bisa sangat menguras dompet.

Sudah begitu banyak rumah makan atau restoran di luaran sana yang gulung tikar di tahun pertama beroperasi karena salah perhitungan biaya, yang bisa berarti masalah bagi umur panjang restaurant Anda.

Berapa modal buka restoran?

Jenis restoran yang Anda ingin bangun memiliki peran penting dalam seberapa banyak modal yang Anda butuhkan. Anda membutuhkan lokasi untuk restoran Anda, yang dapat Anda beli atau sewa.

Satu hal yang perlu diingat: Jika Anda memutuskan untuk membangun dan membeli daripada sewa, ada tambahan biaya legalitas seperti IMB dan izin bangun usaha yang perlu Anda ikut perhitungkan.

Jangan lupa juga biaya lisensi dan dokumen hukum lainnya untuk memulai bisnis restaurant Anda.

Anda juga akan perlu membeli semua peralatan memasak, perlengkapan restoran — termasuk meja, kursi, dan peralatan makan — stok bahan makanan, dekorasi, serta biaya rekrutmen karyawan (seragam dan gaji dan/atau tunjangan) dan biaya operasi (iuran sampah, listrik, air, internet, telepon, renovasi, dst).

Baca Juga : 8 Restoran Jepang di Semarang Paling Murah nan Lezatos

Masukkan pula biaya pemasaran dan promosi, seperti iklan koran, baliho, atau brosur. Tidak ketinggalan untuk mempermudah proses transaksi Anda bisa menggunakan sistem POS ( Point of Sale ).

Saat ingin membuka restoran sendiri, satu hal yang sering terlintas di pikiran adalah ‘modal buka restoran butuh uang banyak.

Memang pada awalnya biaya dari segala sesuatu akan lebih tinggi dari yang diperkirakan, tapi ini tak selalu benar. Sebelum Anda membeli barang, tanyakan pada diri sendiri jika Anda benar-benar membutuhkannya saat baru memulai usaha.

Misalnya, Anda mungkin bisa mulai dengan menyediakan stok 500 gelas ketika Anda baru mulai beroperasi ketimbang langsung membeli seribu buah, atau Anda mungkin dapat menunda pembelian mesin pemanggang.

Anda selalu dapat membeli barang-barang ini di kemudian hari, setelah Anda mulai menghasilkan profit. Selain itu, Anda dapat mengandalkan media sosial sebagai media promosi demi menekan biaya.

Media sosial membuka gerbang komunikasi langsung dengan masyarakat luas dan bisa lebih efektif untuk menarik massa calon pelanggan potensial.

Modal buka restoran minim? Coba franchise saja!

Model bisnis waralaba, alias franchise, saat ini menjadi salah satu alternatif model bisnis restoran paling populer bagi orang-orang yang memiliki modal buka restoran terbatas dengan minim pengalaman usaha.

Bisnis restaurant franchise setidaknya menawarkan jaminan keamanan yang lebih karena orang-orang akan mengunjungi restoran berdasarkan merk dan reputasinya.

Satu lagi keuntungan utama dari model bisnis franchise yaitu nilai investasi yang lebih sedikit dibandingkan modal buka restaurant sendiri.

Anda tidak perlu repot-repot lagi memikirkan sistem usaha maupun kegiatan promosi, karena seluruh aspek ini sudah dipersiapkan oleh si pemilik franchise (franchisor).

Namun demikian, restoran franchise punya hitung-hitungan tambahannya sendiri. Tergantung dari tipe franchise yang Anda pilih, biaya lisensi waralaba restoran makanan cepat saji ternama di Indonesia beserta peralatan dan biaya training bisa berkisar antara 30-60 juta rupiah.

Ditambah lagi, Anda harus membayar biaya royalti — persentase dari keuntungan resto yang biasanya sebesar 2 hingga 6 persen. Biaya tanggungan ini di atas semua biaya lainnya.

Pertimbangkan semua hal di atas sebelum Anda merogoh kocek dalam-dalam untuk menyiapkan modal buka restoran.

Karena Anda mungkin masih akan dikenakan banyak biaya lainnya sebelum Anda bisa mulai panen keuntungan.

Baca Juga : Berbisnis di dunia Food Service, Sukses Anda bermula dari Dapur

Membuka Restoran sendiri bukan cuma Rumit, namun juga bisa sangat Menguras Dompet

Keith McNally is set to unveil his 14th restaurant, Augustine, in the Beekman Thompson Hotel in Lower Manhattan. Credit Benjamin Norman for The New York Times.

Dari mana saya bisa dapat modal buka restaurant ?

Anda memiliki beberapa pilihan ketika mencari sumber modal buka restoran. Pilihan pertama dan yang paling utama adalah rekening tabungan Anda sendiri.

Karena jika Anda tidak bersedia mengorbankan uang Anda sendiri untuk usaha Anda sendiri, bagaimana orang lain bisa yakin ikut tanam modal untuk Anda?

Begini gambaran hitung-hitungannya, seperti dilansir dari HaloMoney:

Misalnya Anda adalah karyawan berpenghasilan Rp 5 juta dengan pengeluaran bulanan sekitar Rp 4 juta per bulan.

Artinya, Anda bisa menabung 1 juta rupiah setiap bulannya. Dengan begini, Anda dapat mengumpulkan modal buka usaha restaurant waralaba yang mencapai 60 juta rupiah dalam waktu 60 bulan, alias 5 tahun.

Tentunya hitung-hitungan ini belum termasuk kemungkinan naik gaji dan tunjangan THR dari kantor Anda.

Untuk mempercepat Anda dapat mengajukan pinjaman modal tanpa agunan (KTA) melalui bank Anda.

Bedanya dengan pinjaman biasa, KTA lebih fleksibel karena memiliki bunga tetap dan tidak perlu memberikan jaminan apapun kepada bank.

Ini juga memiliki dukungan pemerintah, sehingga akan memudahkan Anda untuk mendapatkan modal buka restaurant.

Baca Juga : 9 Tips Eksklusif Cara Memulai Bisnis Restoran Sendiri

Semoga Bermanfaat !

Image : canadalocals.com Referensi : Nadipos

Save

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *