Piring memang tidak akan pernah lepas dari kehidupan sehari-hari. Seperti salah satunya piring ramah lingkungan yang saat ini banyak orang gunakan. Pada umumnya, piring ini berbeda dari piring yang biasanya digunakan. Itu karena bahannya berasal dari bahan alami, misalnya saja daun – daunan.
Apa itu Piring Ramah Lingkungan?
Sesuai dengan namanya, piring ramah lingkungan ini berbeda dari piring pada umumnya. Biasanya bahan dasar pembuatan piringnya terbuat dari bahan alami. Seperti misalnya saja daun – daunan, layaknya pelepah pinang, palm, daun pisang, jati, kelapa atau janur, rotan, batok kelapa, gerabah.
Semua piring ramah lingkungan tersebut, tentu saja sangat aman untuk Anda gunakan. Apalagi dapat menambah cita rasa pada makanan. Misalnya saja sebagai wadah menyajikan lauk pauk, biasanya piring bahan alami masih ditambahkan daun pisang di atasnya. Alhasil, rasanya menjadi lebih khas dan nikmat.
Piring tersebut bisa Anda temukan di beberapa market place, biasanya harga yang dibanderol cukup terjangkau. Itu karena bahan dasar pembuatannya sangat alami dan tidak ada campuran bahan kimia. Berbeda dengan piring pada umumnya, seperti berbahan dasar keramik, kaca, melamin dan lain – lain.
Baca Juga : Piring Saji Oval dengan Desain Terbaik Harga Terjangkau
Bahan Dasar Piring Ramah Lingkungan
Seperti yang sudah Anda ketahui sebelumnya, bahwa piring ramah lingkungan ini memiliki berbagai macam bentuk / bahan dasar dalam pembuatannya. Mulai dari daun palm, pisang, pinang, bahkan ada juga yang terbuat dari kayu. Semua jenis piring tersebut sangat aman dalam menyajikan makanan.
1. Pelepah Pinang
Salah satu jenis piring ramah lingkungan yang sampai saat ini banyak orang gunakan, yaitu piring dengan bahan dasar pelepah pinang. Biasanya piring semacam ini banyak terjual di beberapa market place. Keunggulan yang paling menonjol dari piring ini adalah harganya yang jauh lebih terjangkau.
Tampilannya pun juga cukup sederhana, namun justru dengan tampilan yang seperti itu. Membuat piring ramah lingkungan ini mempunyai banyak peminatnya. Terlebih lagi banyak rumah makan atau bahkan restaurant yang mengusung konsep klasik, menggunakan piring pelepah pinang satu ini.
2. Bahan Dasar Kayu
Kemudian, ada jenis piring ramah lingkungan dengan bahan dasar kayu. Piring semacam ini memilki banyak bentuk dan juga desain. Seperti misalnya saja piring berbentuk persegi panjang, kotak, lonjong, lingkaran dan masih banyak lagi. Dengan bahan kayu ini, justru membuat makanannya mempunyai cita rasa yang khas.
Biasanya rumah makan atau lesehan yang menggunakan piring ramah lingkungan kayu ini, sajiannya tidak langsung mereka letakkan pada piringnya. Namun, ada daun pisang yang menyelimuti bagian piring lalu sajian / lauk pauknya ada di atasnya. Bahkan nasi pun terkadang diletakkan di atasnya juga.
3. Anyaman
Sesuai dengan namanya, piring ramah lingkungan ini memiliki bentukan piring anyaman dari bambu. Biasanya piring yang seperti ini akan mudah Anda temukan di beberapa rumah makan yang mengusung konsep klasik. Makanan yang menggunakan piring ini, cita rasanya menjadi lebih khas.
Itu karena piringnya sendiri tidak ada kandungan / campuran dari bahan kimia. Berbeda dari piring pada umumnya, seperti keramik, kaca dan lain-lain. Biasanya piring ramah lingkungan anyaman bambu ini selalu banyak orang gunakan untuk menyajikan makanan ringan atau bahkan lauk pauk.
Itulah beberapa penjelasan mengenai piring ramah lingkungan. Beserta dengan pembahasan tentang bahan dasar dari piring tersebut. Anda bisa menggunakan piring ramah lingkungan ini untuk menyajikan lauk pauk, nasi dan makanan ringan agar rasanya menjadi khas.
Jika Anda mencari piring makan cantik yang food grade termasuk motif kayu dan anyaman bambu, Anda bisa membeli dipusat pabrik piring Glori Melamine. Menjual berbagai macam peralatan makan mulai dari piring, mangkok, sendok serta peralatan makan AYCE yang cocok untuk kebutuhan bisnis bahkan rumah tangg.

0 Comments