Pabrik Piring MELAMIN GLORI

Tips Menyimpan Daging Lengkap, Untuk Daging Mentah dan Matang

tips menyimpan daging

Rate this post

Tips menyimpan daging lengkap, untuk daging mentah maupun matang, bagi ibu rumah tangga pasti sudah tidak asing lagi dengan kegiatan masak memasak. Benar begitu? Namun, tidak banyak dari mereka mengetahui cara menyimpan bahan tersebut terutama dalam mencari tempat daging yang tepat.

Ketahui Cara Menyimpan Daging di Tempat yang Benar

Bisa dikatakan bahwa, daging merupakan bahan yang mudah sekali bau atau busuk, karena di dalam maupun di luar permukaan basahnya sangatlah mendukung mikroorganisme bisa hidup lebih lama. Tentu saja hal tersebut berbahaya karena dapat menyebabkan penyakit bila sampai dikonsumsi.

Meski daging tersebut sudah dimasak bahkan di dalam suhu yang cukup tinggi sekalipun, mengonsumsi daging yang sudah rusak ataupun busuk tetap saja berisiko tinggi. Akibatnya bisa terkena berbagai macam penyakit bahkan bisa saja keracunan makanan. Pasti Anda tidak menginginkannya bukan?

Untuk itu, Anda harus pintar dalam menyimpan ditempat daging melamin yang seharusnya, seperti misalnya saja disimpan di dalam kulkas. Biasanya para ibu-ibu selalu melakukan hal ini, karena terbukti daging tersebut bisa awet. Akan tetapi, tetap ada prosedur cara menyimpannya agar tidak mudah busuk.

Tips Menyimpan Daging di Beberapa Tempat Pilihan

Berbagai pertanyaan menyangkut cara menyimpan daging dengan benar sebenarnya sederhana saja, bahkan Anda bisa menyimpannya di kulkas. Akan tetapi, prosedur untuk bisa menyimpan di beberapa tempat itu harus diperhatikan, mengingat daging mudah sekali mengeluarkan air.

Lantas apa saja yang harus diperhatikan?

1. Menyimpan Daging di Dalam Kulkas
Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan menyimpan dagingnya ke kulkas. Biasanya banyak sekali orang mempercayai jika daging tidak akan mudah busuk jika sudah masuk ke dalam kulkas. Namun tidak sepenuhnya benar, sebab ada prosedurnya.

Salah satunya yaitu jangan pernah mencuci dagingnya dulu sebelum dimasukkan ke dalam kulkas. Alasannya, jika Anda mencucinya hanya akan menambah kandungan air pada dagingnya dan akhirnya terjadi freezer burn, (makanan rusak karena dehidrasi dan oksidasi), apalagi jadi rentan terkena bakteri bila dicuci dulu sebelum masuk kulkas.

Jadi jika ada yang bertanya, cara menyimpan daging di kulkas dicuci dulu atau tidak adalah TIDAK. Ini berlaku untuk daging sapi, daging ayam, daging kambing, udang, cumi dan jenis daging lainnya.

2. Menyimpan Daging ke Dalam Freezer Supaya Lebih Tahan Lama
Anda juga memasukkannya ke dalam freezer bila ingin. Ada baiknya, potong kecil-kecil terlebih dahulu daging tersebut. Tujuannya adalah agar daging lain yang belum diolah dengan tangan yang mungkin sudah terkontaminasi oleh bakteri tidak tercampur. Selain itu, lebih mudah dicairkan daripada daging belum dipotong.

Jangan lupa untuk membungkus daging tersebut dengan plastik juga atau bisa menggunakan wadah tertutup supaya terhindar dari bakteri makanan lain selama disimpan di dalam freezer. Supaya lebih tahan lama, simpanlah dalam suhu kurang dari dua belas derajat celcius.

3. Menyimpan Daging ke Dalam Sebuah Wadah Khusus
Adapun cara lain tanpa harus memasukkan daging ke dalam kulkas maupun freezer. Caranya yaitu dengan mengeringkan lalu menjemurnya terlebih dahulu. Langkah pertama iris tipis dulu dagingnya lalu taburkan sedikit garam di atasnya. Kemudian jemur di bawah sinar matahari, dengan begitu daging awet hingga satu bulan. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan cara lainnya.

Pertama-tama, potong-potong kecil dagingnya terlebih dahulu lalu taburkan garam dapur di setiap sisi daging. Setelah selesai, masukkan ke dalam wadah yang bersih dan tutup. Garam dapur dikenal mengandung mineral tinggi, jadi bisa membuat daging lebih tahan lama.

4. Menyimpan Daging Matang ke Dalam Tempatnya
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah potong dagingnya dulu lalu rebus dengan air yang sebelumnya sudah diberi tambahan garam sedikit sampai mendidih kurang lebih selama 30 menit agar daging tidak keras. Tiriskan hingga dingin, setelah itu masukkan ke dalam wadah yang tertutup.

Selain itu, juga bisa dimasukkan ke dalam kulkas dengan batas penyimpanannya sekitar tiga sampai empat hari. Jangan sekalipun mencuci dagingnya jika ingin langsung disimpan karena hal tersebut hanya akan merusak tekstur dagingnya dan juga mudah terkontaminasi oleh bakteri.

5. Menyimpan Daging ke Dalam Plastik yang Tertutup
Sebelum memutuskan untuk menyimpannya saja (tidak mengolah daging), memasukkan daging ke dalam plastik juga bisa. Kemudian, masukkan ke dalam freezer supaya daging lebih tahan lama dan tidak mudah busuk.

Dengan menggunakan plastik tertutup dapat membuat kualitas daging tidak mudah terkontaminasi dengan makanan dalam freezer lainnya. tidak hanya plastik, Anda bisa memakai wadah yang kedap udara agar aroma dagingnya tidak menyebar memenuhi isi freezer.

6. Menyimpan Daging dengan Cara Tradisional
Cara lain yang bisa dilakukan dalam menyimpan daging adalah menggunakan cara tradisional yaitu memasukkannya ke ember. Aneh memang, akan tetapi sangat bermanfaat bila tidak memiliki cukup tempat atau wadah penyimpanan.

Ketika menyimpan daging ke dalam plastik bening, pastikan udara di dalamnya sedikit. Siapkan ember yang sudah diisi air bersih, lalu masukkan daging dalam kantong plastiknya pelan-pelan ke air. Otomatis udaranya akan terdorong ke atas, setelah udaranya habis segera ikat plastiknya, tips menyimpan daging ini cukup efektif.

Kenapa Harus Menyimpan Daging di Tempat yang Tepat?

Mengetahui daging mempunyai tekstur yang mudah rusak dan busuk, Anda tidak boleh sembarangan untuk menyimpannya. Apalagi saat bertepatan dengan hari raya idul adha, dimana stok daging pasti sangat melimpah ruah. Seringkali orang-orang bingung bagaimana cara menyimpannya.

Ketahuilah, hal penting yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai Anda mencuci dagingnya terlebih dahulu bila memang memutuskan hanya disimpan saja. Beda lagi jika langsung diolah atau dimasak. Saat disimpan, ada baiknya menyimpannya ke kulkas maupun freezer. Semuanya sama saja.

Lalu pastikan masukkan ke dalam wadah tertutup atau kedap udara maupun plastik bening, tujuannya agar aromanya tidak menguar keluar dan tidak mudah terkontaminasi oleh bakteri. Akan lebih baik juga diberi garam dapur karena dikenal memiliki mineral tinggi yang gunanya dapat membuat awet daging.

Untuk Anda pemilik restoran all you can eat, tentu tips ini akan sangat membantu sekali, supaya daging restoran Anda tetap terjaga kesegarannya. Sehingga pelanggan puas dan bisa berkunjung kembali.

Tempat Menyimpan Daging yang Tepat

Setelah mengetahui cara-cara menyimpan dan tips meyimpan daging di atas, mungkin akan lebih ditekankan lagi bila ingin menyimpan daging, simpanlah dengan benar. Mengingat tekstur daging sangat berair yang ujung-ujung akan lebih mudah busuk jika disimpan di tempat sembarangan.

Meskipun Anda tidak mempunyai kulkas, daging bisa disimpan dalam suhu ruangan akan tetapi menggunakan metode tertentu seperti menaburkan garam dapur terlebih dahulu ke setiap sisi-sisi dagingnya.

Mengapa harus garam dapur? Karena kandungan mineralnya sangat tinggi jadi cocok digunakan pada daging agar awet atau tahan lama bahkan bisa sampai satu bulan.

Lalu Anda bisa membeli wadah kedap udara di berbagai toko terdekat agar bisa digunakan untuk tempat penyimpanan daging, entah nanti akan disimpan ke dalam freezer, kulkas, maupun suhu ruangan tertentu. Karena daging perlu tempat atau penutup, tidak bisa langsung diletakkan begitu saja.

Jual Tempat Daging Shabu Melamin

Untuk Anda yang punya usaha dibidang kuliner, atau butuh peralatan makan cafe, hotel, restoran bahkan rumah tangga, Anda bisa beli tempat daging shabu melamin, dapatkan harga paling murah dengan membeli langsung diwebsite kami www.glorimelamine.com

Demikian ulasan tentang cara menyimpan ke dalam tempat daging manapun. Semoga setelah memahami ulasan di atas, Anda merasa terinspirasi dan mengikuti cara tersebut agar terhindar dari kegagalan menyimpan daging yang berakhir busuk.

Exit mobile version