Tips Cara Makan Shabu Shabu , Masakan khas Jepang…

Tips Cara Makan Shabu Shabu , Masakan khas Jepang...

Shabu shabu atau Syabu Syabu adalah masakan Jepang yang merupakan salah satu jenis nabe ryori (masakan yang dimasak di panci dan dimakan selagi hangat). Biasanya shabu shabu dimakan bersama keluarga maupun teman. Daging sapi yang sudah diiris sangat tipis dicelupkan berkali-kali ke dalam panci hingga matang kemudian dimakan bersama saus tare.

Berbagai Variasi Bahan Shabu Shabu

Biasanya, daging yang digunakan dalam shabu shabu adalah daging sapi. Namun, akhir-akhir ini daging babi, ayam, serta beragam macam ikan, seperti ikan buri (Japanese amberjack), ikan buntak, ikan tai (sea bream), gurita, snow crab, dan berbagai bahan lainnya juga banyak digunakan.

Syabu Syabu Makan Shabu Shabu , Masakan khas Jepang...
Foto : Peralatan Makan merek Glori Melamine di restoran Shaburi Kintan , Oleh Misstamchiak.com

Bahan utama tadi direbus kemudian dimakan bersamaan dengan sayuran, misalnya daun bawang, sawi putih, lobak, wortel, shungiku (daun dari sejenis tanaman aster), berbagai jamur (jamur shitake, jamur enoki, dan lain-lain), tahu, dan sebagainya.

Baca Juga : Berkunjung Ke Bebek Kaleyo Daan Mogot, Menu Restoran khas Bebeknya ; Empuk , Lezat dengan Sambal DAHSYAT !

 

Bahan Shabu Shabu Shaburi Kintan Buffet
Foto : Bahan Shabu Shabu di Shaburi Kintan Buffet, Oleh Misstamchiak.com

Pemberian namanya sangat mudah. Pada dasarnya nama masakan ini adalah “shabu shabu”, ketika menggunakan daging sapi namanya menjadi “gyu shabu”, saat menggunakan daging babi menjadi “buta shabu”. Pada intinya, cara pemberian nama masakan shabu shabu adalah bahan utama ditambahkan kata “shabu” di belakangnya.

Nah Begini Cara Makan Shabu Shabu agar tidak Canggung ketika pergi atau Diajak teman ke restoran Jepang khusus yang Menyediakan Makanan Shabu Shabu…

Masakan Shabu Shabu yang di Jual di Restoran Shaburi Kintan
Masakan Shabu Shabu yang di Jual di Restoran Shaburi Kintan, Oleh misstamchiak.com

Makanan Shabu shabu yang dijual di restoran biasanya disajikan di panci berisi dashi jiru (kaldu) dari kombu (salah satu jenis ganggang laut) bersama dengan bahan utama shabu shabu. Setelah menyalakan api, tunggu dulu hingga dashi jiru-nya mendidih. Sembari menunggu, ada baiknya untuk mempersiapkan saus tare dan yakumi(※1) di piring kecil.

Pada umumnya, saus tare pada shabu shabu terdiri dari ponzu(※2) dan gomadare(※3). Sedangkan yang dimaksud dengan yakumi adalah “momiji oroshi” (lobak dan cabai parut. Cara membuatnya: buat lubang yang dalam pada irisan lobak, masukkan cabai ke dalam lubang tersebut kemudian parut) dan irisan tipis daun bawang. Momiji oroshi berwarna pink muda dan daun bawang berwarna hijau ini membuat makanan terlihat lebih enak.

Baca Juga : Mana yang menurutmu paling enak, Shabu Shabu, Suki, atau Steamboat di Jakarta?
Syabu Shabu Shaburi
Masakan Restoran Shaburi, Oleh misstamchiak.com

Jika kuahnya sudah mulai mendidih, masukkan sayur yang tidak mudah matang seperti daun bawang, lobak, serta tahu terlebih dahulu. Apabila sudah mendidih lagi, ambil satu lembar daging menggunakan sumpit, lalu celupkan ke dalam kuah sehingga seluruh bagian daging masuk ke dalam kuah sambil diayun-ayunkan. Gerakan itu disebut dengan “shabu shabu”, dari situlah nama masakannya pun menjadi “shabu shabu”.

Makan Syabu Syabu

Daging sapi dan ikan dapat dimakan dalam keadaan setengah matang, yaitu kira-kira saat dagingnya mulai berubah warna. Namun, untuk daging babi paling enak dimasak hingga matang. Mari makan bahan makanan yang sudah dimasak selagi masih hangat. Jangan lupa celupkan ke saus tare dan yakumi yang sudah disiapkan tadi.

istilah :

  1. Yakumi : salah satu jenis bumbu. Pada umumnya kata ini menunjuk pada daun bawang yang diiris tipis atau lobak parut. Selain memberi tambahan rasa pada masakan, yakumi juga memiliki tampilan menarik sehingga meningkatkan nafsu makan. Terkadang yakumi juga memberikan efek sterilisasi.
  2. Ponzu : bumbu segar yang dibuat dari sari buah dari rumpun Citreae, seperti jeruk yuzu, jeruk sudachi, dan jeruk kabosu, ditambah cuka serta shoyu (kecap asin Jepang).
  3. Gomadare : saus yang dibuat dari wijen (ditumbuk halus menyerupai saus), shoyu, cuka, mirin (sake manis untuk masak), gula, dan bumbu lainnya.

“Shime”, Penutup yang Ditunggu-Tunggu

Dalam bahasa Jepang, kata “shime” berarti “terakhir”. “Shime” dalam nabe ryori merujuk pada “bahan terakhir yang dimasukkan ke dalam masakan”, yaitu memasukkan bahan karbohidrat seperti nasi atau mie ke dalam dashi jiru gurih karena kaldu dari daging dan sayuran yang dimasak tadi.

Nah Begini Cara Makan Shabu Shabu agar tidak Canggung ketika pergi atau Diajak teman ke restoran Jepang khusus yang Menyediakan Makanan Shabu Shabu...
Sumber Foto Chitaka Chou

Jika Anda ingin menggunakan nasi, caranya adalah dengan memasukkan nasi ke dalam dashi jiru dan direbus hingga lunak. Setelah itu masukkan secara merata telur yang sudah dikocok dan tunggu hingga setengah matang. Anda bisa membuat zosui (sup nasi Jepang, mirip dengan bubur) dengan mudah menggunakan cara ini.

Ketika menggunakan mie sebagai bahan utamanya, baik mie udon (salah satu jenis mi Jepang yang dibuat dari tepung dan diiris tebal) maupun mi chukamen (mie pada ramen), Anda bisa meminum sampai habis dashi jiru-nya sebagai pengganti sup.

Baca Juga : Kuliner Sambel Layah ,Warung Makan Tradisional Spesial Sambal Pedas Cita Rasa Nusantara

Gimana ? Sudah tahu kan Tips Cara Makan Masakan Shabu Shabu ? , Yuk jangan lupa sharing pengalamanmu ketika menikmati hidangan-hidangan lezat di restoran yang kamu kunjungi ya, atau bisa juga dengan mengirimkan artikel tentang pengalamanmu menjelajah wisata kuliner, kirim ke info@glorimelamine.com . Terima Kasih

 

Semoga Bermanfaat ya !

Referensi : matcha-jp.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *