Kisah Sukses Budi Antonius Berbisnis Restoran Manado

Kisah Sukses Budi Antonius Berbisnis Restoran Manado

Kisah Sukses Budi Antonius Berbisnis Restoran Manado – Makanan Manado identik dengan jenis makanan ekstrim sehingga tidak sembarang orang bisa mengkonsumsinya. Hal ini dipatahkan oleh Budi Antonius, pengusaha rumah makan Manado Kawanua yang berlokasi di Jalan Gajahmada, Pontianak.

Awal Mula Budi Antonius Memulai Bisnis Restoran Manado

Budi pada awalnya memulai bisnis rumahan menjual klapertart yang ia jajakan dari satu toko ke toko lainnya. Hingga kini klapetartnya selalu menjadi best seller di rumah makannya. Ia mengkomersilkan klapertart pada 2013 awal. Saat itu ia belum menemukan konsep rumah makan.

“Pada awalnya itu saya membuka rumah makan ini karena saat itu istri saya sedang mengandung dan ngidamnya bubur Manado. Saat itu di Pontianak kalau mau bubur Manando tidak ada yang jual per porsi, adanya dalam jumlah yang banyak sekitar 20 porsi. Namanya juga istri ngidamkan ya tetap kita beli meski yang dimakan akhirnya cuma sedikit. Beruntung ada teman yang mau modalkan usaha, ya sudah jalan saja pas juga saya ingin usaha di pasion baru yaitu kuliner karena sebelumnya saya membuka konter,” ujarnya seperti dilansir laman Tribunnews.

BACA JUGA : Kisah Sukses : Dulu Karyawan Hotel, Kini Jadi Pemasok Hotel

Ia mengatakan Kawanua sendiri berarti orang dataran tinggi, atau dalam arti gaulnya perantau dari Manado sehingga banyak juga orang yang menggunakan nama Kawanua untuk nama tempat usaha. Makanan yang disediakan pun tak main-main, berbagai makanan khas Manado ada di sini mulai dari ikan cakalang, bubur manado dan beberapa healthy food lainnya.

“Kita memang condongnya ke healthy food dengan karakteristik makanan yang banyak bumbunya, cocok untuk orang yang suka pedas dan rempah. Makanan Manado sendiri tidak bisa dicampur-campur dengan bahan makanan lain, harus orisinil dan bumbu asli. Maka dari itu beberapa bahan saya bawa langsung dari Manado dan ada beberapa yang saya tanam sendiri,”katanya.

Ikan cakalang asap ia datangkan langsung dari Manado sehingga terjamin keasliannya. Dengan mengusung konsep kejujuran dan kepuasan kini rumah makannya sudah dikenal masyarakat banyak dari berbagai lapisan.

BACA JUGA : Peralatan Makan Berkualitas untuk Kelezatan dan Kesehatan Sajian Keluarga

“Dua tahun ini memang sedang mengalami krisis, tapi tak apa saya berani rugi asal kepuasan pelanggan yang utama. Jadi Kita kalau sayur abis, masak beberapa ronde jadi tidak menyetok. Kecuali kalau ada yang mau pesan menu tertentu harus pesan terlebih dahulu karena proses masak yang lama. Bahkan ada juga rekanan kita yang muslim yang datang, kami jamin makanan yang kami sajikan benar-benar halal. Bahkan ayamnya saja ada sertifikat halal dalam pemotongannya,” pungkasnya.

Source : tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *