Mengapa Piring Melamin Tidak Bisa Di-Microwave?

News & Updates - Microwave vs Melamine

Alasan mengapa piring melamin tidak bisa di-microwave adalah karena gelombang panas microwave bisa menembus kebanyakan wadah dari bahan plastik dan memanaskan isi yang ada di dalamnya. Wadah melamin sebaliknya mempunyai karakter sebagai penyerap gelombang panas di dalam microwave.

Mengapa Piring Melamin Tidak Bisa Di-Microwave?

Getaran gelombang microwave akan menyebabkan wadah melamine menjadi panas. Gelombang dari microwave yang dimaksudkan untuk memanaskan makanan akan terserap ke wadah melamin dan hanya menyisakan sedikit saja energi untuk memanaskan makanan.

Hal ini bisa dengan mudah dipraktekan. Ambil saja sebuah piring melamin dan gunakan untuk memanaskan makanan. Makanan akan menjadi panas, tapi piring melamin tersebut juga akan menjadi sangat panas. Hati2 untuk menggukan sarung tangan ketika mengeluarkannya dari microwave.

Suhu pada wadah melamin bisa jauh lebih tinggi dari suhu makanan. Suhu makanan tidak akan melampaui 100°C, karena diatas suhu ini molekul air akan mendidih dan mulai berubah menjadi uap air. Lain halnya dengan wadah melamin. Semakin lama dipanaskan suhu akan semakin naik dan bisa mencapai 260°C.

Alasan lain mengapa Wadah Melamin TIDAK DISARANKAN untuk Microwave ;

Wadah melamin yang dipanaskan terlalu lama di dalam microwave bisa pecah karena terlalu panas. Melamin adalah bahan thermoset yang setelah diproses membentuk suatu wadah tidak bisa dilelehkan kembali seperti plastik pada umumnya. Yang terjadi pertama-tama adalah pemuaian akibat panas yang mengakibatkan tekanan yang tinggi di pinggiran wadah. Pemuaian yang lebih besar pada pinggiran dibandingkan pemuaian pada bagian tengah wadah menyebabkan tekanan yang tidak seimbang. Hal ini akan membuat piring retak atau pecah pada suhu tertentu.

BACA JUGA : IGI GLORI Melamine tingkatkan Pemasaran dengan Menggandeng Bukalapak

Berikut TIPS Membedakan Peralatan Makan & Minum Melamine PALSU dan ASLI :

Penggunaan perlengkapan rumah tangga, khususnya dapur, berbahan melamin saat ini memang sudah menjamur di mana-mana. Alasannya adalah lebih praktis, lebih ringan, dan lebih bervariasi pilihannya. Produk yang tersedia saat ini adalah piring melamin, gelas melamin, mangkuk melamin, tutup gelas melamin, sendok melamin, garpu melamin, hingga toples melamin. Tidak hanya warna dan desainnya yang semakin menarik, tapi juga bentuknya yang sedemikian rupa, menjadikan perlengkapan makan melamin ini lebih banyak diminati.

Namun demikian, perlengkapan melamin yang telah menjamur tersebut belum tentu asli dan aman untuk digunakan sehari-hari. Dampak dari makanan yang tercemar melamin palsu berkaitan dengan munculnya batu ginjal pada anak-anak dan orang dewasa. Parahnya, pencemaran melamin ini juga dapat menyebabkan kematian. Seram, kan?

Nah, bagaimana cara membedakan antara produk berbahan melamin yang asli dengan yang palsu? Berikut ini beberapa cara mudah untuk membedakan antara melamin palsu dan melamin asli, melalui beberapa pengujian. Kami ambil contoh produk melamin yang digunakan dalam pengujian ini adalah Piring Melamin, sebagai berikut:

Uji Bakar Alat Makan & Minum Melamin

Uji bakar sederhana. Bakarlah ujung piring melamin dengan api pada lilin selama 20 detik. Jika tercium bau gas formaldehid yang menyengat, artinya piring melamin tersebut tidak memenuhi syarat Food Grade. Pembakaran yang dilakukan pada piring melamin asli hanya akan mengakibatkan gosong, tanpa bau formaldehid.

Uji Rebus Alat Makan & Minum Melamin

Rebuslah piring melamin selama 30 menit sampai 1 jam. Hasilnya, piring melamin palsu akan berubah bentuk dan meliuk, bahkan rapuh dan mencair. Uap hasil rebusannya pun dapat menyebabkan mata perih, batuk, dan mual. Hal ini tidak terjadi pada hasil rebusan piring melamin asli.

Ukuran dan Berat Alat Makan & Minum Melamin

Secara fisik, piring melamin asli lebih berat dan tebal (dibanding yang palsu). Piring melamin palsu lebih terkesan sebagai piring plastik. Jika sesama piring melamin asli dibenturkan, suara yang dihasilkannya berbeda, akan terdengar lebih tebal dibanding suara yang dihasilkan dari dua piring melamin palsu yang dibenturkan.

Permukaan Alat Makan & Minum Melamin

Permukaan piring melamin asli akan licin dan berkilau. Piring melamin palsu mudah ternoda oleh makanan atau bahan makanan yang berwarna (kopi atau teh), hingga warnanya akan berubah lebih gelap dalam waktu yang singkat, dibanding piring melamin asli. Walau lama kelamaan akan kusam, piring melamin asli lebih stabil dibanding yang palsu.

BACA JUGA : IGI GLORI Melamine Buka Official Shop di Shopee, Tawarkan Diskon 50% Semua Produk

Dikutip dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *